Opini
Home / Opini / Pancasila Masih Ada, Manusia Pancasilais di Mana?

Pancasila Masih Ada, Manusia Pancasilais di Mana?

Indonesia akan kaya, maju, dan makmur jika manusianya berjiwa Pancasila. Adakah?

Jakarta, gpibwatch.id – Sudahkah perilaku kita benar-benar mencerminkan nilai-nilai Pancasila? Sudahkah kita mengamalkan butir-butir Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, di tengah situasi yang masih dipenuhi tindakan serta perilaku yang gagal memahami amanah dan tanggung jawab yang diberikan untuk menjalankan roda pemerintahan yang jujur dan bersih dari segala godaan yang menyimpang?

Negara ini tidak kekurangan sumber daya alam dan bangsa ini pun tidak kekurangan sumber daya insani yang begitu melimpah. Betapa besar anugerah Sang Pencipta. Maukah kita melaksanakan dan mengelola dengan baik apa yang telah diberikan sesuai dengan aturan yang berlaku?

Melihat keadaan dan situasi saat ini, mereka yang seharusnya menjaga negara ini dengan martabat yang tinggi, dengan latar belakang pendidikan yang mumpuni, tidak selayaknya melakukan tindakan yang tidak terpuji, memperkaya diri dengan cara korupsi, melanggar hukum dan tata kelola, serta tidak memiliki hati nurani dan bersikap egosentris.

Padahal, masih begitu banyak rakyat yang hidup di bawah garis kemiskinan dengan pendapatan yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Utus Sambut GPIB Sola Gratia Bogor, Pnt. Luwy Lenufna Urai Teori Cognitive Behavior

Sehebat apa pun suatu negara, apabila pemerintahan atau para pemimpinnya melakukan praktik korupsi, tidak bersih, dan jauh dari prinsip clean and good governance, negara tersebut akan menjadi keropos.

Negara tidak akan mampu bertumbuh dan berkembang, tetapi justru akan tetap kerdil, seperti tumor ganas atau kanker yang terus merajalela dan bermetastasis ke seluruh jaringan yang sehat hingga akhirnya ikut tertular. Bagaimana mengatasinya? Amputasi. Hukum harus ditegakkan!

Negara dan bangsa Indonesia membutuhkan manusia yang berperilaku Pancasilais; manusia yang memiliki kesadaran yang tinggi, political will yang santun demi kemaslahatan umat, tidak mementingkan golongan atau kelompok, semuanya untuk kemajuan dan kemakmuran bangsa.

Manusia yang Pancasilais adalah manusia yang tidak akan melakukan kejahatan karena percaya bahwa kejahatan adalah dosa. Ia menghargai sesama dalam konteks keadaban, mendukung persatuan dan kesatuan Indonesia, mengedepankan semangat kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan, serta mampu berlaku adil kepada semua dalam kehidupan sosial dan budaya.

Menanti dan menunggu manusia Pancasilais, manusia berperilaku Pancasilais, manusia yang mampu mengemban tugas pokok negara dengan berpedoman pada Pancasila sebagai landasan ideologi.

Menjaga Identitas tanpa Menutup Diri

Indonesia akan kaya, maju, dan makmur jika manusianya berjiwa Pancasila. Adakah?

JP