A N A L I S A GIAT LAYAN
Home / GIAT LAYAN / Korup Dimana-mana, Ditunggu Suara Kenabian Gereja

Korup Dimana-mana, Ditunggu Suara Kenabian Gereja

JAKARTA, gpibwatch.id – “Gereja tidak boleh diam ketika keadilan dinjak-injak, kebenaran diperdagangkan, dan bangsa ini dirugikan, saatnya gereja bersuara, berdiri dan bertindak!” Atau jangan-jangan gereja telah menjadi bagian yang ikut menikmati.

Dilansir Majalah Arcus, gerakan bersih-bersih terhadap korupsi yang dilakukan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus dirasakan. Dan tidak tanggung-tanggung kali ini temuan dugaan korup berada dilingkup Kejaksaan yang dilakukan Jampidsus Febrie Adriansyah.

Lembaga Negara yang seharusnya menjadi model pemberantasan korupsi malah terjerumus kedalam “nikmat” kejahatan penyalahgunaan wewenang.

Temuan Tim Pemberantasan Korupsi Polri dilokasi menemukan tidak hanya uang dalam negeri tapi juga dalam mata uang dolar yang jumlahnya ratusan miliaran dan dan berbatang-batang emas. Wow…

Ketika Solidaritas Menjadi Kesaksian: Belajar dari Émile Durkheim tentang Gereja sebagai Komunitas Moral

“Kami menemukan brankas terkunci yang setelah dibuka berisi tujuh koper, yakni 74 kilogram emas batangan, 4.767.300 dolar Amerika Serikat, 14.083.800 dolar Singapura, serta uang tunai Rp100 juta,” kata Kepala Kortastipidkor Polri Irjen Pol. Totok Suharyanto. /fsp