JAKARTA, gpibwatch.id – Kabar mutasi Pendeta-pendeta GPIB selalu menjadi perhatian warga jemaat. Setidaknya, kabar baik mutasi bisa menjadi acuan atau masukan bagi warga jemaat dan tahu siapa yang akan melayani di gerejanya.
Karenanya, GPIB Watch sedapat mungkin menyajikan berita-berita alih tugas pendeta-pendeta GPIB. Diakui, memag tidak mudah untuk melakukan mutasi karena berbagai pertimbangan yang harus dilihat.
Pasalnya, kalau salah melakukan penempatan bisa menimbulkan persoalan di internal jemaat bahkan gesekan antara jemaat dengan Majelis Sinode selaku otoritas yang pada akhirnya muncul penolakan-penolakan.
Kabar terbaru perihal mutasi Ketua Majelis Jemaat (KMJ) Wiswa Asih Lembang Pendeta Adrian Mamahit tidak jadi mutasi ke GPIB Bangun Purba Sumatra Utara. Kabar edar menyebutkan Pendeta Adrian alih tugas ke GPIB Paulus Binjai.
“Iya, Pendeta Adrian Mamahit kabarnya akan menempati GPIB Paulus Binjai,” kata sumber tersebut seraya menyebutkan bahwa GPIB Wisma Asih Lembang tetap tidak mau mengongkosi atau mengeluarkan dana proses alih tugas itu.
“Wisma Asih Lembang tetap ambil sikap yang sama mereka tetap tidak mau bayar BAT pendeta yang keluar Wisma Asih Lembang dan BAT yang masuk Wisma Asih Lembang,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, dilansir gpibwatch.id, tidak semua jemaat GPIB mampu menerima alias mengongkosi mutasi KMJ-nya atau Pendeta Jemaatnya.
Seperti yang dialami jemaat GPIB Wisma Asih Lembang di Bandung yang hanya memiliki 80 KK tapi dipaksa harus menyanggupi mutasi KMJ Pendeta Adrian Mamahit ke GPIB Bangun Purba Sumut, padahal KMJ tersebut baru menjabat 2 tahun lebih di jemaat itu.
Sekretaris PHM Jemaat GPIB WAL, Diaken Hilmanta Depari, S.Pd mengatakan, mendengar mutasi terhadap KMJ WAL jemaat merasakan kesedihan karena harus berpisah sementara jemaat masih sangat membutuhkan pelayanan Pendeta Mamahit di WAL yang saat ini juga menjabat Ketua Umum PGIS Bandung Barat.
Sebagaimana diketahui keberadaan Pendeta Adrian Mamahit di GPIB Wisma Asih Lembang baru melaksanaka tugas selama 2 tahun tujuh bulan. Inilah yang membuat jemaat setempat enggan melepas KMJ tersebut.

