“Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.” — 2 Korintus 5:18
Jakarta, gpibwatch.id — Kebangkitan Kristus adalah validasi final atas karya keselamatan Allah—bahwa kasih mengalahkan dosa, kebenaran menegakkan kehidupan, dan pengharapan tidak pernah sia-sia.
Dalam terang Paskah, kita dipanggil menjadi Gereja yang menghadirkan kebenaran, keadilan, dan pemulihan. Kita diundang menghidupi irama kasih Allah: memulihkan relasi, menyembuhkan luka, serta merangkul semua dalam anugerah-Nya.
Panggilan ini adalah ajakan untuk senantiasa menghadirkan yang terbaik di antara yang baik. Seyogianya kita terus menghidupkan damai sejahtera Allah—dalam kehidupan pribadi, keluarga, persekutuan jemaat, pelayanan bergereja, hingga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Membawa terang Paskah bukan sekadar retorika, bukan sekadar lip service. Terang itu harus terus digaungkan dan diwujudkan, agar relasi antarsesama terbina dalam suasana kasih yang mempererat tali persaudaraan dan persekutuan. Relasi yang dipupuk oleh saling pengertian dan saling memahami—diberi nutrisi rohani agar bertumbuh dan berakar kuat dalam terang Kebangkitan.
Hadirkanlah pelayanan GPIB dalam terang kasih Paskah. Lakukanlah segala sesuatu dengan tunduk pada validasi Allah—Sang Sumber Otoritas Sejati. Mari mewujudkan sistem kolektif-kolegial yang murni, yang ber-sunhodos—berjalan bersama dalam tuntunan Roh Kudus.
Dengan demikian, akar terang sejati akan semakin kokoh, dan makna kematian serta kebangkitan-Nya sungguh hidup di tengah gereja dan dunia. Soli Deo Gloria. /Bung Maxi Hayer/Bung John Paulus
