NASIONAL
Home / NASIONAL / MS GPIB Inkonsisten, Pengurus GKS Layangkan Somasi

MS GPIB Inkonsisten, Pengurus GKS Layangkan Somasi

SK Penonaktifan Pengurus sangat mengganggu kenyamanan penyewa di GKS.

Sayangnya aktivitas Pengurus diganggu dengan terbitnya Surat Keputusan Majelis Sinode GPIB tertanggal 3 September 2025 yang menonaktifkan Pengurus GKS masa tugas 2022-2027.

BANDUNG, gpibwatch.id – Gerak langkah menata Griya Krida Sekesalem (GKS) Bandung terus dilakukan Pengurus yang diketuai Penatua Yohannes Salim, warga jemaat GPIB Maranatha Bandung.

Semangat menata property dilakukan dengan harapan GKS bisa memberikan kebaikan bagi GPIB di Mupel Jabar 1 bahkan Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) pada umumnya.

Selama ini penyewa senang di GKS karena pengurus menata ruang demi ruang semakin bagus.

Diakui, tidak mudah menata gedung yang telah rusak parah secara fisik tapi juga mistis. GKS bertahun-tahun terbengkalai, tak terawat, gedung sempat disebut-sebut sebagai bangunan Uka-uka, isitilah buat gedung yang dinilai mistis. Parahnya, karena terbengkalai pajak pun tak pernah dibayar oleh Sinode.

“Saya meminta Sinode untuk bayar pajak PBB, namun dijawab pihak Sinode dengan kata-kata tidak ada uang,” ungkap Sony.

PST Jakarta Harus Tegas, Kasus Keuangan FMS XXI Harus Ada Sanksi

Gairah memulihkan property diatas lahan yang luas membentang tidak mudah. Namun dengan semangat penatalayanan GKS kini semakin baik dan akomodatif. Tak heran kalau penyewa atau tenant senang melakukan penyewaan bahkan ingin melakukan penyewaan selama 10 tahun kedepan.

“Iya, penyewa teman saya sendiri mau sewa untuk 10 tahun kedepan. Tapi kami membuka 5 tahun dan untuk kontrak selanjutnya akan diperbarui untuk kontrak berikutnya,” kata Diaken Edison Ferdinand Pallo, Bendahara GKS yang akrab disapa Sony, Kamis (18/09/2025).

Semangat menata GKS juga dilandasi spirit yang pernah disampaikan pihak Sinode GPIB untuk mencari investor yang sanggup memberi manfaat bagi pengembangan GKS.

Alhasil, berkat lobi-lobi yang interns ke pihak investor, Sony mampu meyakinkan investor untuk melakukan invastasi di GKS. Hasilnya, GKS kini tampak semakin membaik, sedap dipadang mata sebagai sebuah property yang cocok untuk kegiatan-kegiatan pelatihan ataupun pembinaan.

Tak heran kalau pihak tenant kepingin menyewanya dalam jangka panjang karena sarana dan prasarana yang tersedia sangat menjanjikan.

“Angin Surga” vs Angin Kebenaran

Sayangnya aktivitas Pengurus yang telah menata GKS menjadi lebih baik diganggu dengan terbitnya Surat Keputusan Majelis Sinode GPIB tertanggal 3 September 2025 yang menonaktifkan Pengurus GKS masa tugas 2022-2027. Pengurus itu adalah Penatua Yohannes Elias Salim (Ketua), Penatua Joice E,J.H. Toleng, Diaken Edison Ferdinand Pallo (Bendahara), dan anggota Penatua Budi Situmorang dan Kompol Rogers Thomas.

“Saya sendiri yang merupakan investor di GKS ini. Kami menata GKS ini sebagaimana yang pernah disampaikan kepada kami untuk mencari investor,” ungkap Sony.

Atas gangguan dengan terbitnya SK MS tersebut, Pengurus GKS melakukan somasi terhadap Majels Sinode GPIB. Pihak Pengurus menyangkan sikap Sinode yang menerbitkan SK yang menonaktifkan Pengurus. Hal itu berdampak kepada kenyamanan Penyewa yang telah melakukan kontrak kepada GKS selama 5 tahun.

“Saya pikir Sinode inkonsisten. Sinode menyuruh untuk mencari investor untuk membangun GKS. Kepapa setelah ada investor Sinode malah menerbitkan SK Penonaktifan Pengurus,” kata Sony. /fsp

Marah Itu Mahal, Tenang Itu Gratis

Berita Populer

01

Pdt. Nitis Harsono: “Tenang, Iblis Bermain Senang”

02

Tuli Mendadak, Tradisi Sejak Dini di Jabatan Fungsionaris

03

Ketok Magic Pendeta, Menggunakan Ayat Kolusi dan Ayat Nepotisme

04

Polling Aspirasi, Membentuk Demokratisasi di GPIB

05

Sang Raja, Sang Ratu di Jemaat

Ragam Berita





Sang Raja, Sang Ratu di Jemaat


Exit mobile version