NASIONAL
Home / NASIONAL / GPIB Minta Pemerintah Ringankan Beban Rakyat, Bukan Menambah Kesulitan

GPIB Minta Pemerintah Ringankan Beban Rakyat, Bukan Menambah Kesulitan

JAKARTA, gpibwatch.id – Menyikapi situasi kebangsaan dan gelombang aksi rakyat, Majelis Sinode GPIB meminta pemerintah dan DPR RI untuk lebih mendengar suara rakyat dan menunjukkan kepekaan moral dalam setiap keputusan.

Dan kebijakan publik yang diambil benar-benar menjadi sarana meringankan beban rakyat, bukan menambah kesulitan.

”Mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan dinamika ini sebagai kesempatan memperbaiki arah demokrasi Indonesia,” demikian Pernyataan Sikap MS GPIB Jumat (29/08/2025).

Lanjut disampaikan, demokrasi sejati bukan sekadar prosedur politik, melainkan penghargaan terhadap martabat manusia, penghormatan terhadap kebebasan berpendapat, serta perwujudan keadilan sosial.

Menegaskan kembali panggilan gereja dan lembaga agama untuk terus berdiri di sisi mereka yang lemah, menyuarakan kebenaran dalam kasih, serta mendorong kehidupan bersama yang ditandai oleh perdamaian, keadilan, dan kesejahteraan.

PST Jakarta Harus Tegas, Kasus Keuangan FMS XXI Harus Ada Sanksi

Majelis Sinode GPIB percaya bahwa bangsa Indonesia dikaruniai potensi besar untuk bangkit dari kesulitan. Namun kebangkitan itu hanya mungkin terjadi bila seluruh komponen bangsa—pemerintah, DPR, aparat keamanan, masyarakat sipil, dan lembaga agama—bersama-sama mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Kiranya Allah, Sang Sumber Kehidupan, menolong bangsa ini menapaki jalan kebenaran, keadilan, dan kasih, sehingga Indonesia dapat terus melangkah menuju masa depan yang lebih baik, damai, dan sejahtera bagi seluruh rakyat. /fsp

Berita Populer

01

Pdt. Nitis Harsono: “Tenang, Iblis Bermain Senang”

02

Tuli Mendadak, Tradisi Sejak Dini di Jabatan Fungsionaris

03

Ketok Magic Pendeta, Menggunakan Ayat Kolusi dan Ayat Nepotisme

04

Polling Aspirasi, Membentuk Demokratisasi di GPIB

05

Sang Raja, Sang Ratu di Jemaat

Ragam Berita





Sang Raja, Sang Ratu di Jemaat


Exit mobile version