Opini
Home / Opini / Crisis Center Mupel Sumut–Aceh Bergerak Cepat

Crisis Center Mupel Sumut–Aceh Bergerak Cepat

Tuhan sedang menilai bukan kata, tetapi luka di kaki-kaki yang mau diutus. Sebab hanya yang mau turun ke lembah, akan melihat kemuliaan di puncak…

Medan, gpibwatch.id — Di saat tanah retak dan langit seolah diam, Tuhan mengutus kaki-kaki yang tidak mau berhenti. Crisis Center Mupel Sumut–Aceh berdiri bukan sebagai institusi, tetapi sebagai api yang menyala di tengah puing-puing penderitaan.

Sejak 26 November, di Medan dan Pangkalan Brandan, kasih tidak dipidatokan — kasih dikerjakan. Jalan ke Sibolga tertutup, tetapi panggilan tidak pernah ditutup. Akses terhalang, namun roh keberanian tidak dipadamkan.

Lewat koordinasi Majelis Sinode GPIB XXII  tangan-tangan disatukan, dan pintu yang tampak mustahil digeser oleh doa. Sabtu malam, 6 Desember 2025, pukul 20.30 — waktu biasa, tetapi momen ilahi: bantuan dari Medan menembus Sibolga seperti terang menembus kegelapan.

Bukan perjalanan ringan. Bukan langkah aman. Sejak Jumat malam, 24 jam diterpa gelap, hujan, dan reruntuhan, namun iman tidak mundur, dan kasih tidak berbelok.

Terima kasih, jemaat GPIB. Di saat dunia gemetar, engkau tidak bersembunyi. Engkau tidak menjadi penonton luka, tetapi saksi kasih.

Menutup Buku Lama, Membuka Lembaran Baru dalam Terang Kasih

Dan dengarlah ini: Tuhan sedang menilai bukan kata, tetapi luka di kaki-kaki yang mau diutus. Sebab hanya yang mau turun ke lembah, akan melihat kemuliaan di puncak. HTT/JP

Related Posts

Berita Populer

01

Pdt. Nitis Harsono: “Tenang, Iblis Bermain Senang”

02

Tuli Mendadak, Tradisi Sejak Dini di Jabatan Fungsionaris

03

Ketok Magic Pendeta, Menggunakan Ayat Kolusi dan Ayat Nepotisme

04

Polling Aspirasi, Membentuk Demokratisasi di GPIB

05

Sang Raja, Sang Ratu di Jemaat

Ragam Berita





Sang Raja, Sang Ratu di Jemaat


Exit mobile version