Sebagai Jemaat bertanya, Ada Apa Gerangan, Layakkah?, Mengapa tidak ada yang mau mengalah, membentuk satu kekuatan utuh, satu barisan besar, wait and see..
Bekasi, gpibwatch.id – Lima pendeta akan diuji—kebolehan, nyali, skill, kelayakan, dan kepantasan—untuk maju sebagai Sekretaris I MS GPIB. Mereka berasal dari MUPEL yang berbeda: Pdt. Risto Andaki, Pdt. John Pattiasina, Pdt. Helen Hukom, Pdt. Herlin Kunu, dan Pdt. Charles Manuputty.
Yang menarik, dari lima kontestan itu, tiga berasal dari MUPEL Bekasi: Pdt. Risto Andaki, Pdt. John Pattiasina, dan Pdt. Helen Hukom. Amazing, luar biasa, merdeka!
Namun ada yang menggelitik, tidak ada koordinasi atau konsolidasi di antara mereka bertiga. Masing-masing berjalan sendiri, tanpa kolaborasi, tanpa afiliasi, tanpa sinergi. Sebagai jemaat, tentu kita bertanya: Ada Apa Gerangan?! (Pengkhotbah 4:9).
Tentu harus diingat, dalam tata gereja GPIB tidak ada aturan yang melarang mereka maju sebagai kandidat. Setiap orang punya hak dan kesempatan yang sama—asal lolos administrasi di panitia kredensi. Sekarang, tinggal pemilih yang menilai: Layakkah Mereka Memimpin?
Kebersamaan di MUPEL Bekasi patut dipertanyakan, khususnya dalam perebutan Sekretaris I MS GPIB, posisi yang rupanya sangat menarik, sangat seksi, dan sangat strategis.
Mengapa tidak ada yang mau mengalah, membentuk satu kekuatan utuh, satu barisan besar, satu visi bersama? (Galatia 6:2).
Wait and see—apakah calon dari MUPEL Bekasi akan ada yang keluar sebagai juara, mengharumkan dan membanggakan 15 jemaat di bawah naungannya, dan akhirnya siapapun yang terpilih, biarlah ia menjadi berkat bagi GPIB secara keseluruhan. ewako-mappakoe@gpibwatch.id / JP
