Yang terjadi sekarang juga kesalahan rakyat sendiri, lebih senang mengharap dari penguasa berduit daripada menengadahkan tangan meminta sama yang Maha Kuasa
JAKARTA, gpibwatch.id – “Negara ini sedang sakit akibat pejabatnya yang rusak,” demikian disampaikan Slamet Winarto dalam platform Reel Ferial Farkhan Ibnu Akhmad peran oligarki cukup berperan dalam kerusakan Negara.
Mengutip dari EmitenUpdate.com, Ferial mengatakan, oligarki bekerja bukan di panggung — tapi di balik layar. Mereka biayai kampanye, kuasai media, dan kendalikan regulasi. Hasilnya? 1 orang terkaya Indonesia menguasai hampir 50% kekayaan negara.
Presiden boleh ganti. Menteri boleh copot. Tapi oligarki — tetap berkuasa. Mereka bukan pejabat yang bisa dipilih atau dipecat. Tapi merekalah yang paling menentukan siapa yang naik, kebijakan apa yang jalan.
“Sistem ini nggak akan berubah kalau kita nggak paham cara kerjanya. Menurut kamu — oligarki di Indonesia masih bisa dilawan?” tanya Ferial. Atas pertanyaan itu, netizen pun menanggapi.
Uang memang punya kuasa, itu ada di Oligarki, jadi mau lawan mereka lawan juga dengan kekuatan uang. Artinya, anda harus lebih kaya dari Oligarki.
Bukan oligarki bos. Yg ngerusak tu pejabat pemerintah yg mudah d suap d sogok bos makanya mereka bwrkuasa semaunya kalo pejabatnya jujur tidak mudah d suap cinta NKRI mereka tidak akan jadi apa2 mereka hanya seklompok cacing
Yang merusak negara itu adalah fitnah dan hasutan semenjak kerusuhan aktivis dan mahasiswa 1998
Tak ada yg tak bisa di perbaiki semua pasti bisa hanya saja butuh perjuangan waktu dan kesungguhan, ingat kata bung karno dulu berikan aku 10 pemuda saja, coba bayangkan kalo di jaman sekarang saking banyak orang pintar, 50 orang seperi Anda sangat cukup untuk perbaiki negri ini, jika negri ini tak segera di perbaiki maka kita akan merasakan kehancuran yg lebih dari sekarang.
Hanya KDM tumpuan harapan
Menurutku Indonesia itu ibarat sebuah rumah rusak yang hanya ditambal sulam jadi nggak akan pernah bagus dan sempurna, jadi Indonesia itu harus dirombak semua mulai dari nol.
Apapun yg terjadi sekarang karena kesalahan rakyat sendiri yg lebih senang hidup dari menengadahkan tangan mengharap dati penguasa yg berduit daripada menengadahkan tangan meminta sama yg maha kuasa
Negara ini sedang sakit… akibat pejabatnya yg rusak.

