Sejak ditangani Kepengurusan baru kesejahteraan karyawan semakin baik. Tak heran kalau Imas sangat mengharapkan GKS kedepan semakin baik dalam pengelolaannya
BANDUNG, gpibwatch.id – Imas Nurhayati, nama yang tak asing lagi dilingkup Griya Krida Sekesalam (GKS) Bandung. Ia bekerja cukup lama sejak tahun 1990-an di property milik GPIB yang tepatnya berada di Jalan Sindanglaya Jl. Sekesalam, Sindanglaya, Kec. Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Lika-liku perjalanan GKS dilaluinya dengan baik. Asam manis keberadaan GKS dialaminya, dari kesulitan keuangan hingga bagaimana harus berurusan dengan Majelis Sinode GPIB dilakoninya.

Perempuan yang keseharian berhijab ini mengakui sejak ditangani Kepenguran yang baru GKS semakin membaik, kini mempesona. Sarana dan prasarana yang sangat mendukung kelancaran penyewa di GKS.
Dan dari sisi karyawan sangat dirasakan perbedaan yang mencolok. Dulunya terseok-seok dalam hal penggajian karyawan, itupun gaji yang diterima hanya seadanya, jauh dari cukup.
“Alhadulilah, sejak Kepengurusan baru yang dipimpin bapak Yohanes Salim karyawan merasakan diperlakukan dengan baik, dengan gaji yang memadai,” kata Imas. Menurutnya, ia dan karyawan lainnya telah menerima gaji sebagaimana mestinya.
“Kami disini sudah beberapa kali mengalami kenaikan gaji,” tutur Imas saat wawancara dengannya di ruang kerjanya di GKS Bandung.
Mengenai Gedung GKS yang dulunya tampak lusuh dan seram, Imas mengatakan, GKS sekarang tampak cantik karena sudah ada perbaikan melalui renovasi yang dilakukan pengurus baru yang menghabiskan dana yang tidak sedikit.
Soal jaminan BPJS Ketenagakerjaan, diakui Imas, dulunya pembayaran ditanggung bersama antara pihak pemberi kerja dan karyawan. “Iya, fifty-fifty cara pembayaran BPJS Ketenagakerjaan, Sekarang ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan,” imbuh Imas.
Yang pasti kata Imas sejak ditangani Kepengurusan baru kesejahteraan karyawan semakin baik. Tak heran kalau Imas sangat mengharapkan GKS kedepan semakin baik dalam pengelolaannya.
Ia berharap GKS semakin maju, seraya meminta agar sesekali ada acara semacam gathering karyawan yang keseharian dan dari Waktu ke waktu bekerja.
“Sesekali ada waktu untuk rileks bersama karyawan,” tandas Imas sembari tertawa dan berharap perusahaan bisa memfasilitasi gathering tersebut.
/fsp
