Opini
Home / Opini / Krisis Kepercayaan terhadap Majelis Sinode

Krisis Kepercayaan terhadap Majelis Sinode

Krisis ini segera gugur dan digantikan oleh tatanan baru, setelah pesta suksesi, pesta iman, di mana mereka yang terpilih kelak mau mendengar jeritan, bahkan air mata jemaat yang selama ini diabaikan…

Jakarta, gpibwatch.id – Ketika sebuah lembaga mengalami krisis kepercayaan, dampaknya pasti besar. Efeknya berselancar ke mana-mana, menari-nari, tertawa kecut, sekaligus gelisah, terutama ketika pemasukan dari jemaat mulai menurun drastis.

Kas Majelis Sinode jangan berharap surplus, apalagi bertambah, bila kepercayaan jemaat terus menipis.  Kepercayaan kini seolah tersengal-sengal, menampakkan napas pendek di ujung perjalanan lembaga yang seharusnya menjadi rumah rohani, namun kini sesak oleh persoalan โ€œbudgetโ€.

Mengapa demikian? Perjalanan panjang memimpin tanpa check and balance, tanpa kontrol dan akuntabilitas, telah meninabobokan mereka yang duduk di kursi tinggi.Terlena oleh kedudukan dan situasi yang โ€œtidak baik-baik sajaโ€, namun tetap saja merasa baik-baik saja.

Anggaran digunakan semaunya, dengan โ€˜Rombongan Sirkusโ€™ yang selalu hadir di setiap event besar maupun kecil, seolah itu bagian dari pelayanan kudus.

Krisis kepercayaan ini makin dalam karena jemaat tidak lagi buta. Mereka melihat, memantau, dan menilai. Mereka melihat gaya hidup para pembesar Majelis Sinode yang tampil bak selebriti di media sosial, dengan perjalanan lintas pulau yang seolah tanpa batas, tentu semua itu memakai dana dari sumber yang sama.

Antara Politik dan Missio Dei

Belum lagi unit-unit misioner yang ikut gembira menikmati kue anggaran dari satu lubang yang sama. Lengkaplah sudah riwayat penghabisan dana tanpa rasa bersalah.

Krisis kepercayaan ini tidak akan berakhir selama para fungsionaris Majelis Sinode masih menganut paham anti-demokrasi, masih menikmati โ€œtuli mendadakโ€ yang sudah kronis menahun.

Namun, semoga krisis ini segera gugur dan digantikan oleh tatanan baru โ€” setelah pesta suksesi, pesta iman โ€” di mana mereka yang terpilih kelak mau mendengar jeritan, bahkan air mata jemaat yang selama ini diabaikan. ewako-mappakoe@gpibwatch.id / JP

Related Posts

Latest Posts

Berita Populer

01

Pdt. Nitis Harsono: “Tenang, Iblis Bermain Senang”

02

Tuli Mendadak, Tradisi Sejak Dini di Jabatan Fungsionaris

03

Ketok Magic Pendeta, Menggunakan Ayat Kolusi dan Ayat Nepotisme

04

Polling Aspirasi, Membentuk Demokratisasi di GPIB

05

Sang Raja, Sang Ratu di Jemaat

Ragam Berita




Polling Aspirasi, Membentuk Demokratisasi di GPIB


Sang Raja, Sang Ratu di Jemaat