Bagi Domitianus, pemberitaan tentang Kristus sebagai Tuhan dipandang sebagai tindakan makar…..
Surabaya, gpibwatch.id – Jika memahami latar belakang Kitab Wahyu, maka gambaran tentang naga atau iblis sesungguhnya merujuk pada Kaisar Domitianus, penguasa Romawi yang dikenal sadis karena melakukan pembersihan terhadap orang-orang Kristen yang menolak menyembah dirinya.
Penolakan orang Kristen untuk menjadikan Domitianus sebagai tuhan membuat sang kaisar murka. Ia memerintahkan agar orang-orang Kristen ditangkap, dianiaya, bahkan dibunuh.
Tidak mengherankan jika pada masa itu orang Kristen diburu, disiksa, dan dibantai. Dalam sejumlah catatan sejarah, mayat mereka bahkan dibakar dan dijadikan penerang jalan. Situasi tersebut tentu menimbulkan ketakutan besar, khususnya bagi jemaat-jemaat yang dilayani oleh Yohanes.
Kristus berbeda dengan Domitianus. Ia tidak hadir sebagai penguasa yang menebar ancaman dan ketakutan kepada orang yang menolak tunduk kepada-Nya.
Dalam Kristus, yang dijanjikan adalah kehidupan damai yang berakar pada kasih dan rahmat Tuhan.
Namun bagi Domitianus, pemberitaan tentang Kristus sebagai Tuhan dipandang sebagai tindakan makar. Pasalnya, ia telah mengangkat dirinya sebagai tuhan yang wajib disembah oleh seluruh rakyat Romawi.
Sejak dahulu hingga sekarang, makar selalu dianggap sebagai bentuk perlawanan serius terhadap penguasa di mana pun. Sebab, makar dipahami sebagai upaya menjatuhkan kekuasaan yang dianggap sah untuk digantikan oleh pihak lain.
Dalam berbagai periode sejarah, tuduhan makar sering dipandang sebagai persoalan serius yang membawa konsekuensi hukum dan politik bagi pihak yang dituduh.
Karena itu, istilah makar selalu menjadi pembahasan yang sensitif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam berbagai konteks, tuduhan makar kerap dipandang serius karena berkaitan dengan stabilitas kekuasaan dan keamanan negara.
Di tengah situasi seperti itu, iman kepada Kristus mengingatkan bahwa kekuasaan manusia memiliki batas, sedangkan kasih dan kebenaran Tuhan tidak dapat dibungkam oleh ancaman apa pun. /DR/JP
