EDITORIAL
Home / EDITORIAL / Wamenham Mugiyanto Ajak Dirikan Zona Aman Anak,..,

Wamenham Mugiyanto Ajak Dirikan Zona Aman Anak,..,

WAKIL Menteri Hak Asasi Manusia (Wamenham) RI Mugiyanto menegaskan bahwa ke depan Kementerian HAM ingin mengajak bekerjasa bersama sekolah, rumah ibadah, komunitas lintas iman, dan pemerintah daerah menciptakan menjadi zona aman serta ramah anak.

Hal tersebut disampaikannya saat sambutan di peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 yang dilaksanakan oleh PGI, di Gereja Kristen Pasundan (GKP) Jemaat Kampung Sawah, Pondok Gede, Bekasi, pada Jumat (25/7/2025).

Semangat Pak Wamenham Mugiyanto patut diapresiasi. Pasalnya, belum semua ruang partisipasi anak tersedia. Belum semua anak bisa menyampaikan gagasannya kepada pemerintah. Belum semua sekolah menyediakan tempat aman untuk cerita dan curhat anak-anak.

Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) yakni GPIB Zebaoth Bogor pada 30 Oktober 2022 telah mendeklarasikan gereja ramah anak (GRA). Gereja punya alasan kuat membangun GRA karena kepedulian tinggi terhadap anak-anak.

Seperti disampaikan Ketua tim GRA GPIB Zebaoth Cynthia N. Sinlae bahwa Indonesia โ€œDarurat Kekerasan Terhadap Anak.โ€ Trend kekerasan terhadap anak semakin meningkat dan berlangsung diberbagai ruang.

PST Jakarta, Peserta via Zoom Keluhkan Sulitnya Akses Masuk

โ€œGereja Ramah Anak wajib diwujudkan dalam rangka mendukung pendidikan iman yang konstruktif oleh gereja berdasarkan pemahaman bahwa setiap anak adalah pribadi berharga ciptaan Tuhan yang berkembang secara bertahap,โ€ tutur Cynthia.

Dilansir dari situs PGI, Wamenham Mugiyanto menambahkan, hingga saat ini, belum semua ruang partisipasi anak tersedia. Belum semua anak bisa menyampaikan gagasannya kepada pemerintah. Belum semua sekolah menyediakan tempat aman untuk cerita dan curhat anak-anak.

โ€œNamun kami punya cita-cita besar. Kami membayangkan suatu hari nanti aka nada forum anak di tiap kabupaten, akan ada karya anak-anak yang dipajang di ruang kebijakan, bukan hanya di madding sekolah. Akan ada anak-anak yang bicara langsung di ruang pengambilan keputusan tentang kota, lingkungan, dan pendidikan,โ€ tegas Mugiyanto.

Ia pun mengungkapkan bahwa Indonesia Emas 2045 bukan hanya tentang teknologi dan ekonomi. Indonesia Emas adalah ketika tidak ada anak yang takut ke sekolah, tidak ada anak yang dibungkam karena beda, tidak ada anak yang kehilangan rumah karena hutan ditebang. ***

PST Jakarta Harus Tegas, Kasus Keuangan FMS XXI Harus Ada Sanksi

Related Posts

Latest Posts

Berita Populer

01

Pdt. Nitis Harsono: “Tenang, Iblis Bermain Senang”

02

Tuli Mendadak, Tradisi Sejak Dini di Jabatan Fungsionaris

03

Ketok Magic Pendeta, Menggunakan Ayat Kolusi dan Ayat Nepotisme

04

Polling Aspirasi, Membentuk Demokratisasi di GPIB

05

Sang Raja, Sang Ratu di Jemaat

Ragam Berita




Polling Aspirasi, Membentuk Demokratisasi di GPIB


Sang Raja, Sang Ratu di Jemaat