NASIONAL
Home / NASIONAL / Wah, Pagar Tembok GKS Roboh

Wah, Pagar Tembok GKS Roboh

Akibat gemba Rabu, pagar tembok GKS tumbang mohon perbaikan karena bisa berdampak buruk kepada bangunan sebelahnya.

BANDUNG, gpibwatch.id – Gempa bermagnitudo 4,9 mengguncang Jawa Barat pukul 19:54:55 WIB, Rabu (20/8/2025). BMKG menyebutkan, gempa berada 14 km tenggara Kabupaten Bekasi dengan kedalaman 10 km.

Analisis BMKG Gempa M 4,9 di Jawa Barat tersebut ada di kedalaman 10 kilometer, mengguncang sejumlah daerah hingga ke Bandung yang berdampak kepada tumbangnya pagar tembok sebuah tempat pelatihan pembinaan tenaga kerja yang akan dikirim ke Jepang.

Inilah pagar tembok yang tumbang akibat gempa yang butuh perbaikan.
Suasana luar ruang yang tampak megah menjanjikan kenyamanan penyewa.

Lokasi tersebut tepatnya berada di Griya Krida Sekesalem (GKS) di Desa Sekesalam Kabupaten Bandung. Bangunan tembok pagar yang roboh membentang sekitar 50 meter itu tampak belum ada tanda-tanda untuk dilakukan perbaikan. Dari hitung-hitungan untuk perbaikan pagar tembok yang roboh tersebut membutuhkan dana sekitar Rp200 juta.

Liputan gpibwatch.id di lapangan, GKS saat ini disibukkan aktivitas LPK selaku penyewa yang menggunakan area yang luasnya mencapai 10.150 meter persegi. Terlihat ratusan personel pelatihan yang merupakan tenaga kerja yang disiapkan untuk bekerja ke Jepang memenuhi permintaan negara Sakura.

Sakiudin dan Rangga siswa Angkatan ke-18 LPK itu menyatakan sangat senang berada di GKS mengkuti pelatihan sebagai calon ternaga kerja ke Jepang. Sarana dan prasarana yang tersedia di GKS memadai.

Ketika Kepiting Berteriak: Pembunuhan Karakter

“Harapan saya mengikuti pelatihan disini agar bisa bekerja di Jepang. Cari kerja di dalam negeri cukup ketat dan bersaing,” tutur Rangga.

Menyangkut sarana dan prasarana gedung di GKS, sangat memadai. Pihak pengelola terus melakukan penataan hingga perbaikan yang tidak sedikit menelan biaya dari perbaikan tembok-tembok yang rusak menggantikannya dengan keramik hingga mengganti kusen-kusen rusak karena dilahap rayap memnggantikannya dengan baja ringan.

Dan yang cukup menelan biasa besar pengelola juga membangun beberapa ruang kelas yang memungkinkan penyewa semakin merasakan kenyamanan berinteraksi saat menyajikan materi-materi pengajaran. /fsp

Latest Posts

Ragam Berita




Polling Aspirasi, Membentuk Demokratisasi di GPIB


Marketplace GPIB: Dari Wacana Menuju Karya Nyata


Berita Populer

01

Pdt. Nitis Harsono: “Tenang, Iblis Bermain Senang”

02

Tuli Mendadak, Tradisi Sejak Dini di Jabatan Fungsionaris

03

Ketok Magic Pendeta, Menggunakan Ayat Kolusi dan Ayat Nepotisme

04

Polling Aspirasi, Membentuk Demokratisasi di GPIB

05

Marketplace GPIB: Dari Wacana Menuju Karya Nyata