Strategi ala sinode sejati bukan panik, tapi tetap tenang, cerdas, dan kreatif, dan jangan biarkan energi negatif menguasai langkah,,
Jakarta, gpibwatch.id – Pernah dengar kisah Bernie Ecclestone? Pendiri Formula 1 yang dirampok sampai babak belur, jam mewahnya hilang, wajahnya lebam, tapi justru mengubah momen buruk itu menjadi peluang emas. Alih-alih marah atau mengutuk dunia, ia mengirim foto itu ke CEO Hublot dengan pesan: โSee what people will do for a Hublot.โ Hasilnya, penjualan jam itu MEROKET.
Kini, bayangkan arena pemilihan Majelis Sinode. Ada calon yang merasa โdirampokโ oleh opini, gosip, atau politik internal. Mata kita mungkin terasa lebam oleh tekanan, tapi kita punya pilihan, marah, ngamuk, atauโฆ melakukan strategi ala Bernie.
Dalam politik gereja, seperti dalam bisnis global, RESPON lebih menentukan daripada serangan atau kritik yang datang. Kritik pedas bisa diubah menjadi peluang komunikasi, protes bisa menjadi pembelajaran dan reputasi yang lebih kuat. Strategi ala sinode sejati bukan panik, bukan mencari kambing hitam, tapi tetap tenang, cerdas, dan kreatif.
Bernie mendapatkan untung dari perampokan. Sinode bisa mendapatkan kemenangan dari krisis dan kritikan. Namun kuncinya sama yaitu tetap strategis, tetap fokus, dan jangan biarkan energi negatif menguasai langkah. ewako-mappakoe@gpibwatch.id / JP

