Opini
Home / Opini / Kesetiaan pada Sumpah

Kesetiaan pada Sumpah

Kesetiaan inilah yang perlu kita hidupi di tengah dunia yang hedonis, penuh kemunafikan, dan banal…

Surabaya, gpibwatch.id – Pada masa lalu, rampasan perang adalah hal lumrah, harta, ternak, bahkan manusia dijadikan milik pihak yang menang. Namun Abram berbeda.

Dalam Kejadian 14:17–24 kita melihat ia menolak mengambil apa pun dari bangsa yang dikalahkannya, karena ia telah bersumpah kepada Allah. Baginya, sumpah kepada Allah jauh lebih berharga daripada kekayaan.

Sikap ini kontras dengan realitas sekarang. Para pemimpin dan pejabat negeri ini juga bersumpah, setia, tidak menyalahgunakan jabatan, bahkan siap mundur bila melanggar.

Tetapi kenyataan berkata lain, sumpah hanya formalitas, sementara korupsi dan penyalahgunaan kuasa tetap terjadi, bahkan oleh mereka yang mengatasnamakan hukum dan Tuhan.

Abram memberi teladan, sumpah bukan sekadar kata-kata, melainkan wujud kesetiaan total pada Allah. Kesetiaan inilah yang perlu kita hidupi di tengah dunia yang hedonis, penuh kemunafikan, dan banal. ewako-mappakoe@gpibwatch.id /JP

Antara Politik dan Missio Dei

Related Posts

Berita Populer

01

Pdt. Nitis Harsono: “Tenang, Iblis Bermain Senang”

02

Tuli Mendadak, Tradisi Sejak Dini di Jabatan Fungsionaris

03

Ketok Magic Pendeta, Menggunakan Ayat Kolusi dan Ayat Nepotisme

04

Polling Aspirasi, Membentuk Demokratisasi di GPIB

05

Sang Raja, Sang Ratu di Jemaat

Ragam Berita





Sang Raja, Sang Ratu di Jemaat