Keadaan yang penuh gejolak dan labil, dimana yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin terpuruk, ini yang menimbulkan jeritan dan tangisan air mata rakyat, karena ketidakadilan…
Jakarta, gpibwatch.id – Adanya demonstrasi dari rakyat artinya ada sesuatu yang akan disampaikan kepada pemerintah, ada uneg – uneg, yang tentunya mereka rasakan sangat berat, baik itu menyangkut kehidupan internal maupun eksternal.
Kehidupan masyarakat di tanah air kita Indonesia tidak sama dalam hal ekonomi, yang high class tidak jadi masalah, namun yang hidup digaris menengah kebawah atau dibawah garis kemiskinan banyak persoalan yang dihadapi, apalagi dengan situasi dan keadaan yang sekarang lagi tidak stabil.
Keadaan yang penuh gejolak dan labil, dimana yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin terpuruk, ini yang menimbulkan jeritan dan tangisan air mata rakyat karena adanya ketidakseimbangan dan ketidakadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Makna labil juga terjadi karena ketidakpastian politik, sosial, krisis kepercayaan, crisis of confidence dan melemahnya institusi negara, dan kondisi ini menunjukkan rapuhnya konsensus dan rendahnya internalisasi nilai kebangsaan di masyarakat maupun elite.
Menurut Mohammad Hatta, krisis atau kelabilan muncul jika para elite lebih mementingkan diri sendiri, dan kebangsaan sebagai kesadaran kolektif berdiri di atas prinsip kebersamaan dan keadilan, dan akan menguat pada saat situasi labil, karena rakyat menginginkan dan menuntut kembali ke prinsip keadilan dan solidaritas.
Kata Frans Magnis-Suseno, kebangsaan harus dijalankan dengan tanggungjawab moral, dan dalam kondisi labil bangsa sedang diuji.
Apakah memilih jalan egoisme kelompok atau tetap setia pada tanggungjawab kebangsaan, ini merupakan keharusan dan jadi pegangan etis agar bangsa tidak jatuh ke anarki.Kehidupan berbangsa yang tidak konsisten, tidak teguh atau labil, tidak selalu buruk, karena dapat menjadi momentum refleksi – kontemplasi nasional dan keadaan ini dapat memberi arah agar tetap berpegang pada prinsip persatuan, keadilan dan kedaulatan rakyat, sehingga kelabilan berubah menjadi dinamika menuju kedewasaan bernegara. ewako-mappakoe@gpibwatch.id /JP

